search catalogue
catalogue

Uruangnirin language documentation

Landing page image for the collection: 'Uruangnirin language documentation"

The Karas Islands, view from the east. / Pulau Karas dari sebelah timur. Photo by Eline Visser. Click on image to access collection.

Language Uruangnirin (urn)
Depositor Eline Visser
Affiliation Uppsala University
Location Indonesia
Collection ID 06810742
Grant ID SG0685, SG0735
Funding Body ELDP
Collection Status Collection online
Landing page handle http://hdl.handle.net/2196/db439a6c-2473-4c16-9801-cc071a32bc34

 

Showreel

 

Blog post

Project Profile: Documentation of Uruangnirin

 

Summary of the collection

English: This collection is the result of three field trips to the Karas Islands between 2022 and 2025. It contains video recordings of speakers of Uruangnirin (by the speakers also called Rwangnirin or Wangnirin, sometimes also Karas Darat [Landside Karas]). This is a previously undescribed Austronesian language spoken in eastern Indonesia.

Ringkasan koleksi

Indonesian: Koleksi material bahasa ini adalah hasil kunjungan di Pulau Karas dari tahun 2022 sampai 2025. Koleksi berisi rekaman dalam bahasa Uruangnirin (juga dipanggil Rwangnirin atau Wangnirin, atau Karas Darat). Uruangnirin itu bahasa Austronesia yang dipakai di empat kampung di Pulau Karas, kabupaten Fakfak, provinsi Karas Barat. Sebelum proyek ini, bahasa ini belum terdeskripsikan dan terdokumentasikan.

 

Group represented

English: The group represented in this deposit are the speakers of Uruangnirin. Most of them live in four villages on the two smallest Karas Islands. Most data was collected in the village Kiaba, and some of it in Tarak. The two other Urangnirin-speaking villages are Faur and Tuberwasak (also spelled Tuberwasa or Tuburuasa). There are also speakers in the district capital Malakuli and the regency capital Fakfak.

Orang Wangnirin

Indonesian: Orang yang diwakili di dalam deposit ini adalah orang yang bicara bahasa Wangnirin. Hampir semua orang yang tahu bahasa Wangnirin tinggal di empat kampung di Pulau Karas. Semua data dikumpul di kampung Kiaba dan Tarak. Dua kampung lain yang pakai Wangnirin itu Faur dan Tuberwasak. Ada juga orang yang tahu bahasa Wangnirin di Malakuli dan Fakfak.

 

Language information

English: Uruangnirin is an Austronesian language of the Tanimbar-Bomberai subgroup. It has around 400 speakers, and is mainly spoken in the villages of the two eastern Karas Islands, namely Tarak, Tuberwasak, Faur and Kiaba. The Karas Islands are located in Fakfak regency, West Papua province, Indonesia. Uruangnirin is also called Rwangnirin or Wangnirin by its speakers, especially in Kiaba.

Informasi bahasa

Indonesian: Uruangnirin itu sejenis bahasa Austronesia dari subgroup Tanimbar-Bomberai. Ada sekitar 400 orang yang tahu bahasa Uruangnirin. Mereka tinggal terutama di Kepulauan Karas di kampung Tarak, Tuberwasak, Faur dan Kiaba. Kepulauan Karas itu di kabupaten Fakfak, Papua Barat. Uruangnirin juga dipanggil Rwangnirin atau Wangnirin.

 

Special characteristics

English: This project focuses on genres that represent what are perhaps the most naturalistic settings for language: conversations between two or more participants, either in a “static” situation (for example sitting on the porch) or in an “active” situation (for example while working in the garden). It also contains several recordings of important ceremonies, feasts and festivals, such as the arrival of a new woman in the village.

Karakteristik khusus

Indonesian: Proyek ini berfokus pada bahasa alami: orang yang duduk cerita dengan teman (seperti di depan rumah) dan orang yang cerita sambil kerja (seperti di kebun). Juga ada beberapa rekaman dari acara dan hajat penting, seperti perempuan baru yang pertama tiba di kampung.

 

Collection contents

English: This collection contains, among other things:
• 15 hours of transcribed recordings of naturalistic speech of different genres, including narratives, conversations and activities filmed with action cameras (more than 8 hours of transcribed segments within these recordings)
• an additional 47 hours of untranscribed recordings with ample metadata
• recordings of elicitation sessions
• hundreds of pictures of different events
• an Uruangnirin – Papuan Malay – English dictionary with more than 400 illustrating pictures, also available as Android application
• a Fieldworks (FLEx) database with more than 3300 lexemes and 140 texts
• sociolinguistic questionnaires with more than 20 speakers and a cultural questionnaire
For information about the transcription status of annotated video files, transcription conventions, division of work between the linguist and assistants and consultants, bundle and file naming conventions, downloading ELAN files and video files, genres, planning, and Indonesian & Papuan Malay, see http://hdl.handle.net/2196/d880bbf1-fe83-4d09-9a1d-449101b50265.

Isi koleksi

Indonesian: Di dalam koleksi ini ada:
• rekaman dengan transkripsi dalam bahasa Uruangnirin, dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia (Melayu Papua) dan bahasa Inggris
• rekaman tanpah transkripsi, tapi dengan banyak metadata
• rekaman sesi elisitasi (peneliti duduk sama guru dan terjemahkan frasa)
• ratusan gambar dari berbagai acara
• daftar kata bahasa Uruangnirin – bahasa Indonesia (Melayu Papua) – bahasa Inggris dengan lebih dari 400 gambar, juga seperti aplikasi Android
• sebuah database Fieldworks (FLEx) dengan lebih daripada 3300 kata dan 140 teks
• angket sosiolinguistik dengan lebih dari 20 orang dan angket tentang budaya
Untuk informasi lain tentang koleksi ini (dalam bahasa Inggris), seperti status dan konvensi transkripsi, pembagian kerja antara peneliti dan asisten, konvensi penamaan file, bagaimana download file ELAN dan video, dan lain-lain, lihat http://hdl.handle.net/2196/d880bbf1-fe83-4d09-9a1d-449101b50265.

 

Collection history

English: This project is financed by the Wenner-Gren foundations (Wenner-Gren Fellowship, 2021–2024) and two ELDP Small Grants (SG0685, September 2022 – August 2023 and SG0735, September 2023 – August 2024). Field trips took place from October 2022 to January 2023, in January and February 2024 and in February and March 2025.

Sejara koleksi

Indonesian: Proyek ini dibiayai oleh yayasan Wenner-Gren (Wenner-Gren Fellowship, 2021–2024) dan dua ELDP Small Grant (SG0685, September 2022 – Agustus 2023 dan SG0735, September 2023 – Agustus 2024). Kerja lapangan berlangsung dari oktober 2022 sampai januari 2023, dari januari sampai februari 2024, dan bulan februari dan maret 2025.

 

References

Scientific publications about Uruangnirin
Visser, Eline and Artúr Stickl. A phonological sketch of Uruangnirin, an endangered Austronesian language of eastern Indonesia. JSEALS.

Faghiri, Pegah and Eline Visser. forthcoming. Subject realization in Uruangnirin. STUF.

Visser, Eline. 2024. Uruangnirin (Indonesia) – Language snapshot. Language Documentation and Description 24(1). https://doi.org/10.25894/ldd.993.

 

Acknowledgement and citation

English: The recordings this corpus were transcribed and translated to Papuan Malay with help from Kamal Kanabaraf, Rustam Kanabaraf, Salis Maswatu Kanabaraf and Safrudin Tianotak. Eline Visser is the principal investigator, who led the data collection and performed data analysis.

To refer to any data from this corpus, please cite it in this way:

Visser, Eline, Kamal Kanabaraf, Rustam Kanabaraf, Salis Maswatu Kanabaraf and Safrudin Tianotak. 2023. Uruangnirin language documentation. Endangered Languages Archive. Handle: http://hdl.handle.net/2196/dd459a7c-2493-4d26-9801-cc071a72bd34. Accessed on [insert date here].

Ucapan terima kasih dan kutipan

Indonesian: Kamal Kanabaraf, Rustam Kanabaraf, Salis Maswatu Kanabaraf dan Safrudin Tianotak bantu transkripsi dan terjemahkan dalam bahasa Indonesia (Melayu Papua) rekaman di dalam koleksi ini. Peneliti utama adalah Eline Visser. Dia memimpin kumpulan data dan bikin analis data.

Untuk merujuk ke data apa pun dari koleksi ini, harap kutip koleksi dengan cara ini:

Visser, Eline, Kamal Kanabaraf, Rustam Kanabaraf, Salis Maswatu Kanabaraf dan Safrudin Tianotak. 2023. Uruangnirin language documentation. Endangered Languages Archive. Handle: http://hdl.handle.net/2196/dd459a7c-2493-4d26-9801-cc071a72bd34. Diakses pada [masukkan tanggal di sini].

 

Powered by Preservica
© Copyright 2025