search catalogue
catalogue

Documentation of Yaqay, an Anim language of Papua, Indonesia

Cover image for the landing page of the collection "Documentation of Yaqay, an Anim language of Papua, Indonesia"

Landing page image for the collection “Documentation of Yaqay, an Anim language of Papua, Indonesia”. Click on image to access collection.

Language Yaqay, Tamagario
Depositor Bruno Olsson
Affiliation University of Regensburg
Location Indonesia
Collection ID 0552
Grant ID SG0534, SG1128
Funding Body ELDP
Collection Status Collection online
Landing Page Handle http://hdl.handle.net/2196/641d52bf-d9ca-413a-9a30-f635c8092536

 

Summary of the collection

English: The recordings in the collection were made in Paedem and Dagemon, in which the same “northeastern” dialect of the Yaqay language is spoken. Yaqay is spoken in around 30 villages, although in many communities it is under heavy pressure from Papuan Malay. Apart for some brief materials by the Dutch missionary Petrus Drabbe, Yaqay is undocumented. This project provides initial audio-visual documentation of the language, including a small corpus of annotated and translated video recordings representing a diverse set of genres and interaction types, and a lexical database containing 1,500 entries. The materials will be useful for descriptive work on this almost unknown language, and crucial for comparative work on the Anim family, in addition to providing a stepping stone for further documentation and maintenance efforts by linguists and the Yaqay community. Further recordings in the “southwestern” variety will be added in 2026.

Ringkasan koleksi

Indonesian: Rekaman dalam koleksi ini dibuat di Paedem dan Dagemon, di mana dialek “timur laut” bahasa Yaghai digunakan. Yaghai digunakan di sekitar 30 kampung, meskipun di banyak kampung bahasa ini menghadapi tekanan dari bahasa Melayu Papua. Selain beberapa materi singkat oleh misionaris Belanda Petrus Drabbe, Yaghai belum didokumentasikan. Penelitian ini menyediakan dokumentasi audio-visual awal tentang bahasa ini, termasuk korpus kecil rekaman video yang diberi anotasi dan diterjemahkan, mewakili berbagai genre dan jenis interaksi, serta basis data leksikal yang berisi 1.500 entri. Hasil dokumentasi ini akan berguna untuk pekerjaan deskriptif tentang bahasa yang hampir tidak dikenal ini, dan krusial untuk pekerjaan perbandingan dalam keluarga bahasa Anim, serta menjadi langkah awal untuk upaya dokumentasi dan pemeliharaan lebih lanjut oleh linguistik dan komunitas Yaghai. Rekaman tambahan dalam varietas “barat daya” akan ditambahkan pada tahun 2026.

 

Group represented

English: The Yaqay people was one of the last communities to be “pacified” under the Dutch colonial government, and although the most extraordinary components of pre-colonial Yaqay life—such as headhunting and cannibalism—now belong to the distant past, many traditional ways still remain, although under competition from Indonesian influences and institutions.

Kelompok etnis yang diwakili dalam koleksi

Indonesian: Suku Yaghai merupakan salah satu komunitas terakhir yang “dipasifikasikan” oleh pemerintah kolonial Belanda. Meskipun aspek-aspek paling luar biasa dari kehidupan pra-kolonial Yaghai—seperti pemburuan kepala dan kanibalisme—kini telah menjadi bagian dari masa lalu yang jauh, banyak tradisi tradisional masih tetap ada, meskipun menghadapi persaingan dari pengaruh dan institusi Indonesia.

 

Language information

English: Yaqay is a Papuan language spoken by perhaps ten thousand people in the swampy lowlands north of the Mappi river in Papua, Indonesia. Yaqay is one of the westernmost languages of the Anim family, whose other members are spread out across the Trans-Fly area of Southern New Guinea. Some of the grammatical features of the Anim languages, such as the extremely intricate prefixal morphology, and the pervasive system of four grammatical genders, make these languages unusual in the New Guinean context. There are large dialectal differences between the villages, and some of the Yaqay varieties may turn out to be distinct languages once we learn more about them.

Informasi tentang bahasa

Indonesian: Yaghai adalah bahasa Papua yang dituturkan oleh sekitar sepuluh ribu orang di dataran rendah berawa di utara Sungai Mappi di Papua, Indonesia. Yaghai merupakan salah satu bahasa paling barat dalam keluarga bahasa Anim, di mana anggota lainnya tersebar di wilayah Trans-Fly di Papua Selatan. Beberapa karakteristik gramatikal bahasa-bahasa Anim, seperti morfologi prefiksal yang sangat rumit, dan sistem empat gender gramatikal yang meluas, membuat bahasa-bahasa ini unik dalam konteks Papua. Terdapat perbedaan dialek yang signifikan antara desa-desa, dan beberapa varietas Yaghai mungkin ternyata merupakan bahasa yang berbeda setelah tersedia informasi yang lebih lengkap.

 

Collection contents

English: Currently, the deposited corpus contains 1h 40min of annotated video recordings, consisting of narrative and procedural texts. A 1,500-entry dictionary draft is in preparation.

Isi koleksi

Indonesian: Saat ini, korpus yang disimpan berisi 1 jam 40 menit rekaman video yang diberi anotasi, terdiri dari teks naratif dan prosedural. Sebuah draf kamus dengan 1.500 entri sedang dalam tahap persiapan.

 

Collection history

English: The material deposited so far stems from a single field trip undertaken in March–May 2019. A second field trip will take place in 2025 and the recordings from this trip will be available in 2026.

Riwayat koleksi

Indonesian: Hasil penelitian yang telah dikumpulkan sejauh ini berasal dari satu kali field trip yang dilakukan pada bulan Maret–Mei 2019. Field trip kedua akan dilaksanakan pada tahun 2025, dan rekaman dari field trip tersebut akan tersedia pada tahun 2026.

 

Acknowledgement and citation

English: I am deeply grateful to the Yaqay community for their generosity and support.

To refer to any data from the collection, please cite as follows:

Olsson, Bruno. 2025. Documentation of Yaqay, an Anim language of Papua, Indonesia. Endangered Languages Archive. Handle: http://hdl.handle.net/2196/00-0000-0000-0012-6E04-6. Accessed on [insert date here].

Ucapan terima kasih dan cara mengutip

Indonesian: Saya dengan tulus mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kebaikan hati masyarakat Yaghai.

Untuk mengutip pada data apa pun dari koleksi ini, silakan kutip sebagai berikut:

Olsson, Bruno. 2025. Documentation of Yaqay, an Anim language of Papua, Indonesia. Endangered Languages Archive. Handle: http://hdl.handle.net/2196/00-0000-0000-0012-6E04-6. Diakses pada [tanggal].

Powered by Preservica
© Copyright 2025